Bayi Perempuan Tewas Penuh Luka di Irigasi Lombok Tengah
Lombok Tengah diguncang kabar duka yang memilukan. Sesosok bayi perempuan ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, penuh luka, di saluran irigasi. Penemuan tragis ini sontak mengejutkan warga setempat dan menimbulkan kemarahan publik.
Bayi Perempuan Tewas tersebut ditemukan pada Senin pagi, 19 Mei 2025, di Dusun Selak Aik, Desa Selebung, Kecamatan Batukliang. Lokasi penemuan yang berada di saluran irigasi menunjukkan dugaan kuat bahwa bayi tersebut sengaja dibuang.
Kondisi bayi yang ditemukan penuh luka-luka, terutama di bagian kepala dan tubuh, mengindikasikan adanya tindak kekerasan sebelum atau setelah ia dibuang. Polisi menduga bayi ini baru saja dilahirkan.
Pihak kepolisian Resort Lombok Tengah segera merespons laporan warga. Tim identifikasi dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
Jenazah bayi kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk dilakukan autopsi. Proses ini diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kematian bayi dan memberikan petunjuk penting bagi penyelidikan.
Kapolres Lombok Tengah menyatakan pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas kasus ini. Penyelidikan difokuskan pada pencarian orang tua bayi dan motif di balik tindakan keji tersebut.
Penyisiran di sekitar lokasi penemuan dan pengumpulan keterangan dari saksi-saksi warga terus dilakukan. Polisi juga berkoordinasi dengan bidan dan fasilitas kesehatan setempat untuk mencari informasi.
Kasus pembuangan bayi, apalagi dengan kondisi penuh luka, merupakan tindak kriminal serius. Pelaku dapat dijerat dengan pasal-pasal pidana terkait pembunuhan dan penelantaran anak.
Masyarakat Lombok Tengah mengecam keras tindakan keji ini. Mereka berharap agar pelaku segera ditangkap dan mendapatkan hukuman setimpal. Perbuatan ini dianggap melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan agama.
Dukungan psikologis dan sosial juga penting untuk korban tidak langsung, seperti warga yang menemukan. Insiden ini meninggalkan trauma dan rasa prihatin mendalam di tengah masyarakat.
Kasus ini menjadi pengingat penting tentang bahaya pergaulan bebas dan kurangnya edukasi seks yang komprehensif. Peran keluarga dan masyarakat dalam mencegah kasus serupa sangat vital.
Semoga pelaku di balik kematian bayi malang ini segera terungkap dan proses hukum berjalan seadil-adilnya. Lombok Tengah harus menjadi tempat yang aman bagi setiap kehidupan.
