Dugaan Pungli Bantuan Gempa Cianjur Diusut
Aparat penegak hukum bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aksi pemotongan dana dukungan rehabilitasi rumah korban musibah bencana alam. Dugaan kejahatan Bantuan Gempa tersebut sangat melukai perasaan warga korban musibah yang sedang berjuang membangun kembali tempat tinggal mereka yang hancur. Oknum perangkat lokal diduga meminta bagian dana tunai dari para warga penerima manfaat dengan dalih biaya administrasi dan pengurusan berkas pencairan. Penyidik kepolisian kini sedang mengumpulkan bukti transfer dan memeriksa sejumlah saksi korban di posko pengungsian.
Masyarakat korban bencana menyatakan kekecewaan mendalam atas tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab di saat warga berduka. Penyelewengan alokasi Bantuan Gempa tersebut menyebabkan nominal dana yang diterima warga berkurang signifikan dari jumlah resmi yang ditetapkan pemerintah pusat. Warga mendesak agar aparat memproses hukum seluruh oknum yang terlibat tanpa adanya upaya penyelesaian kekeluargaan. Tim siber pungli telah diturunkan ke titik-titik pemukiman terdampak untuk memantau langsung proses pencairan dana bantuan warga.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak pernah membenarkan adanya pemotongan biaya sepersen pun dalam proses penyaluran dana pemulihan rumah bencana. Penanganan skema Bantuan Gempa ini harus dilakukan secara transparan dan bersih dari segala bentuk penyelewengan serta praktik pungutan tidak resmi. Sanksi pemecatan secara tidak hormat serta proses pidana dipastikan akan dijatuhkan kepada aparatur sipil yang terbukti terlibat aksi kejahatan tersebut. Pengawasan ketat bersama instansi kejaksaan akan ditingkatkan di setiap tahapan penyaluran dana.
Kementerian sosial berjanji akan merombak mekanisme penyaluran dana bantuan menjadi sistem transfer langsung ke rekening bank masing-masing warga penerima manfaat. Langkah penataan ini diambil untuk memutus mata rantai birokrasi yang rawan dimanfaatkan oleh oknum jahat untuk melakukan pemotongan uang bantuan. Warga imbau untuk segera melaporkan melalui saluran siaga resmi jika menemukan adanya pemaksaan penyerahan uang oleh oknum siapapun. Perlindungan hak-hak korban bencana menjadi fokus utama pemerintah.
Proses peradilan terhadap para tersangka pemotongan dana bantuan kemanusiaan ini dipastikan akan berjalan cepat dan terbuka di pengadilan negeri. Dukungan moral dan materiil terus diberikan kepada para korban musibah agar dapat segera bangkit memulihkan kehidupan keluarga mereka. Transparansi dan integritas lembaga penyalur bantuan merupakan kunci utama dalam memulihkan kepercayaan publik pascabencana alam. Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh dana bantuan sampai secara utuh ke tangan warga yang berhak.
